ADAB IMAM AHMAD KEPADA SHUFI ATAU SHOLIHIN

Oleh Adji Pamungkas pada 7:19 am
# tag:

Pernah suatu ketika, Imam Ahmad bin Hanbal duduk ittika’ (duduk bersandar) karena sakit. Kemudian disebutkan dihadapan beliau nama salah seorang sholihin, maka beliau segera duduk tegak dan kemudian berkata: “Tidak baik duduk ittika saat disebutkan nama orang sholih”.

Imam Ibnul Munadi berkata: “Aku mendengar kakekku bercerita, bahwa Imam Ahmad bin Hanbal adalah salah seorang yang paling punya adab, banyak menundukkan kepala dan banyak diam. Tidak terdengar suara dari beliau kecuali saat meriwayatkan atau membicarakan hadith dan menceritakan kisah sholihin dan ahli zuhud”.

Imam Nawawi mengkisahkan tentang Imam Ahmad bin Hanbal, bahwa ketika beliau melihat orang sholih, maka beliau segera melompat dan memuliakan orang sholih tersebut. Setelah kejadian berlalu, putra beliau, Abdullah bin Ahmad bertanya: “Wahai ayah, (mengapa) engkau melakukan hal seperti itu?”. Imam Ahmad menjawab: “Wahai anakku, jangan menentangku dalam perkara seperti ini”

Imam Ibn Tamim al Hanbali (ashhabul wujuh dalam madzhab Hanbali) bercerita, Imam Ahmad bin Hanbal sangat memuliakan dan ta’zhim kepada para sufi.

Abu Thalib al Makki berkisah dari Abdullah bin Ahmad bin Hanbal. Beliau berkata: “Aku bertanya kepada ayahku: “Telah sampai berita kepadaku, bahwa Engkau sering datang kepada Ma’ruf al Karkhi. Apakah padanya ada hadith?”. Imam Ahmad menjawab: “Wahai anakku, ada padanya puncak ilmu, yaitu taqwa Allah Azza wa Jalla”.

Sebagian ulama berkata, Syaikh Ma’ruf al Karkhi adalah guru suluk Imam Ahmad bin Hanbal. Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *