source :https://www.madiunpos.com/files/2020/08/Penemuan-bangkai-kepala-satwa-dilindungi-lutung-jawa-di-Hutan-Dau-Malang-Tangkapan-Layar-Facebook-@PROFAUNA-Indonesia-320×218.jpg

Hay gesmania ? udah pada denger belum tentang kejadian yang menimpa seekor lutung jawa, salah satu  satwa yang dilindungi. Lutung Jawa ditemukan mati tergantung di pohon di kawasan Perhutani Oro–Oro Ombo Batu. Lutung tersebut ditemukan tim rofauna bersama Perhutani saat tengah berpatroli di sekitar kawasan Gunung Butak, Batu.

Ketua Profauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan timnya yang tengah melakukan patroli menemukan jerat satwa di kawasan hutan lindung Gunung Kawi, Malang. Lalu tim memperlebar wilayah patroli dan ditemukan seekor lutung jawa yang mati dengan kondisi mengenaskan.

“Kami menemukannya kemarin saat patroli, lutung tersebut mati dalam keadaan dibantai di jalur pendakian Gunug Butak, dagingnya sudah tidak ada, hanya tersisa tangannya saja, dan diikatkan dalam sebuah pohon setinggi kurang lebih dua meter,” ujar Rosek pada Selasa siang (11/8/2020).

Menurutnya, saat ditemukan pertama kali kemarin, tim Profauna masih menemukan adanya kepala dari lutung jawa. Namun saat Profauna bersama BKSDA Jawa Timur dan Perhutani kembali ke tempat kejadian perkara, hanya menemukan tangannya saja.

 “Kalau kemarin itu bagian kepalanya masih ada, tadi kami telusuri lagi sudah tidak ada, tinggal dua tangan yang dicantolkan ke pohon,” bebernya.

Rosek menduga Lutung Jawa tersebut mati diburu oleh manusia, bukan dimangsa binatang lain. Dugaan ini terbukti adanya jeratan yang terbuat dari kawat di lokasi temuan.

“Kalau lutung ini kan di atas pohon, besar kemungkinan ditembak. Ini kita temukan juga jerat kawat di sekitar lokasi. Kalau jerat kawat ini jangankan lutung, macan tutul pun juga bisa terperangkap kena kawat ini. Tapi kalau melihat polanya, ini ditembak,” terang Rosek.

Sumber : https://nasional.okezone.com/read/2020/08/11/337/2260550/lutung-jawa-mati-dibantai-di-jalur-pendakian-gunung-butak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *