Source: https://cf.shopee.co.id/file/5bf160873ff53a4aafc288b36ccb0cf1

Hay gesmania ? sudah pada dengar belum jika materai 6000 dan 3000 akan dihapus, setelah 34 tahun berlaku di Indonesia ? Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana untuk menghapus bea materai Rp 3.000 dan Rp 6.000, dan akan menggantinya dengan bea materai Rp 10.000. tujuanya untuk menyesuaikan situasi ekonomi, hukum, sosial, dan mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Kemenkeu, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tarif bea materai perlu di perbarui karena sudah terlalu lama mengacu Undang-Undang sebelumnya yaitu UU Nomor 13 Tahun 1985 tentang bea materai.

“Kebijakan tersebut mulai berlaku 1 Januari 1986, bearti sudah 34 tahun belum pernah mengalami perubahan. Sementara itu kondisi dan situasi dalam masyarakat dan perekonomian mengalami perubahan sangat besar dalam 3 tahun terakhir,” ujarnya di Jakarta, senin (24/8).

Menurutnya, pembaharuan tarif bea materai tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara.

“2019 penerimaan bea meterai dari RUU Bea Materai berada pada kisaran  Rp 11,3 triliun atau meningkat Rp 5,7 triliun,” ujarnya.

Sri Mulyani memaparkan, terhadap enam klaster dalam RUU Bea Metera. Diantaranya, klaster obyek dan non-obyek, klaster tarif, klaster saat berutang, klaster subyek dan pemungut bea cukai, klaster pembayaran, dan yang terakhir klaster fasilitas. Dari enam klaster tersebut baru empat klaster yang dibahas.

Sri Mulyani menambahkan, mengingat pembahasan RUU Bea Meterai pada periode 2015-2019 lalu belum selesai, maka RUU ini menjadi proglenas prioritas 2020. “ Dengan demikian kita bisa melakukan pembahasannya dengan tetap mengacu kepada yang sudah dibahas sebelumnya.” Pungkasnya.

Sumber : Instagram_IKS_JawaPos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *