Source :https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.ussfeed.com%2Fa-brief-history-of-thrifting%2F&psig=AOvVaw1B4MwqhTWmjBX6Balli3CC&ust=1595319450016000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCNiQ89Sy2-oCFQAAAAAdAAAAABAN

Hay gesmania ? kali ini mimin mau membahas tentang  tren yang lagi hangat khususnya di kalangan anak muda. Mimin akan membahas tentang Tren Thrifting, apa sih thrifting itu ?  Secara bahasa Thrift sendiri diambil dari kata thrive yang berarti berkembang atau maju. Sedangkan kata-kata thrifty sendiri dapat diartikan sebagai cara menggunakan uang dan barang lainnya secara baik dan efisien. Dapat diartikan pula bahwa thrifting adalah kegiatan membeli barang bekas.

Eits buat gesmania jangan khawatir, walaupun baju yang kita beli adalah baju bekas, tetapi ternyata ada seni dibalik thrift shopping yang tidak bisa didapatkan dari membeli barang-barang baru atau bahkan barang branded sekalipun loh.

1.Harga yang pas dikantong.

Keuntungan pertama, jelas karena harganya yang sangat murah meriah. Buat gesmania Kapan lagi coba bisa tetep stylish ke kampus tanpa harus merogoh kocek yang dalam? Ditambah lagi, meski harga aslinya sudah terbilang murah, gesmania juga bisa tetap menawar di beberapa toko. Tapi hal ini tidak berlaku di online store yaaa. Tenang aja, meskipun harganya terpaut jauh berbeda dengan harga online store, thrift shopping tidak akan membuat gesmania harus makan mie instan atau telur ceplok diakhir bulan kok hihihi.

2.Ladang Bisnis

Karena lagi hype banget, online thriftshop diburu dimana-mana nih. Apalagi di Instagram, baru beberapa menit di upload aja caption nya udah berubah jadi “booked” atau “sold out”. Nah karena diburu banyak orang, ini bisa jadi kesempatan buat gesmania yang mau berwirausaha nih. Karena selain bisa menumbuhkan jiwa berwirausaha sejak dini, katanya profit-nya juga sangat besar lho.

Buat gesmania pernah kepikiran gak sih kalau ternyata dengan kita menggunakan kembali baju-baju bekas, itu berarti kita ikut adil mengurangi permintaan pembelian baju dan dalam jangka panjang mungkin akan membuat pabrik mengurangi jumlah baju baru yang diproduksinya. Dikarenakan produksi baju baru berkurang maka artinya limbah pabrik dan polusi juga berkurang. Wow, ternyata sampai sejauh itu ya dampaknya.

Sumber : https://www.genpi.co/gaya-hidup/32482/thrifting-itu-apa-sih-kalau-sudah-tahu-artinya-berminat-nggak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *