BP Guide

Buat kalian yang hoby mendesain rumah atau kalian yang ingin merenovasi ulang dinding rumah ada tips nih buat kalian. Selain menjadi pusat perhatian pertama kali, dinding juga menjadi wadah tersalurkannya ide-ide kreatif seseorang.

Menurut desainer interior Qisthas Tsana Noe’man, dinding merupakan salah satu area yang perlu mendapat perhatian desain. Alasannya, dinding mampu memberikan tekstur pada ruangan sekaligus menciptakan efek yang menyatukan elemen-elemen di sekitarnya.

Dalam mendekorasi dinding, tidak selalu harus ditempatkan terakhir dalam proses pembuatan sebuah ruang. Justru sebaliknya, yang dapat menjadi acuan pertama untuk membangun sebuah suasana yang kita inginkan ini.


Banyak elemen dekorasi yang bisa dijadikan sebagai penghias dinding. Agar peletakannya proporsional, perhatikan tip menghias dinding berikut ini.



1. Peletakan Hiasan

Untuk peletakan frame foto, piringpiringan, hiasan kayu dengan quotes, atau lukisan yang diletakkan di atas sofa atau credenza, pastikan area pengelompokannya tidak melebihi 2/3 ukuran sofa atau credenza yang ada di bawahnya. Berikut ini cara memadupadankan frame dengan objek lain:

  • Tandai ukuran area dinding yang ingin diisi dengan selotip cat, lalu tempel kertas kraft yang telah dijiplak sesuai ukuran frame. Usahakan pemilihan frame bervariasi ukurannya.
  • Pilih objek pendukung dengan bentuk berbeda, misalnya oval atau bundar. Tampilan objek yang 3 dimensi akan memberi kesan ‘playful’ di antara bentuk frame yang datar. Contohnya, piring atau mangkuk ukiran.
  • Gunakan aplikasi kompas pada smartphone Anda untuk membantu keseimbangan menggantung pajangan.
  • Bermainlah dengan beberapa alternatif peletakan seperti gambar berikut.


2. Menggantungkan tumbuh-tumbuhan

Menggantung pot-pot tanaman dalam rumah yang belakangan ini sedang banyak diminati. Membawa unsur alam ke dalam ruang perlu memperhatikan pencahayaan. Kuncinya adalah meletakkan pot-pot tersebut pada area dinding yang lebih mendekat ke jendela kaca. Tanaman kaktus dapat menjadi pilihan mudah karena tidak memerlukan banyak air. Tanaman hydroponic yang ditaruh dalam gelas transparan dan dipajang di atas ambalan bisa juga dijadikan alternatif, tapi harus rajin mengganti airnya tiap kali keruh. Jangan lupa juga, berikan pupuk AB untuk menggantikan nutrisi yang tidak dapat diberikan air.



3. Memasang Ambalan

Pemasangan ambalan pada dinding merupakan salah satu hal yang paling menarik untuk di pandang. Hal ini dapat mengubah dinding kosong menjadi ajang memamerkan barang-barang kesukaan, mulai dari buku, foto, benda suvenir, hingga vas antik atau pot tanaman.

Penggunaan rak dinding ini juga membantu agar barang-barang tidak tercecer atau menjadi penghuni lemari selamanya. Pilih ambalan dengan material kayu olahan karena cukup ringan tapi kuat untuk menahan barang yang ingin dipajang, daripada material logam, kayu solid, atau kaca.

4. Kaca

 Kaca digunakan untuk memberi efek ruangan lebih besar. Pastikan penempatannya di lokasi yang merefleksikan sesuatu yang indah dilihat.



5. Jam Dinding

Jam dinding, selain dibutuhkan untuk melihat waktu, juga bisa menjadi aksen yang manis pada ruang dengan bermain pada desainnya yang lebih berseni.



6. Pemasangan Tapestry

Tapestry atau karpet dinding bisa digunakan untuk menambah tekstur dan warna pada ruangan. Mandala tapestry merupakan dekorasi kamar atau ruangan yang terbuat dari 100% katun. Tapestry sendiri adalah permadani atau kain lebar berkualitas tinggi, tahan lama, dan ramah terhadap kulit.

Motif mandala sendiri berbentuk geometris yang mewakili alam semesta dalam simbolisme Hindu dan Budha. Sedangkan menurut psikis, mandala tapestry berarti sebuah simbol dalam mimpi, mewakili pencarian pemimpi untuk kelengkapan dan kesatuan diri.

7. Wallpaper

Wallpaper dengan banyak motif, selain mempercantik ruang, juga bisa dimanfaatkan sebagai penutup retakanretakan kecil di dinding.

Sumber

https://www.femina.co.id/home-interior/7-tip-menghias-dinding-rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *